Momentum Hari Guru RI ke- 67

Hari guru di Indonesia diperingati pada tanggal 25 November, dalam hal ini sesui dengan lahirnya organisasi PGRI(Persatuan Guru Republic Indonesia) atau bertepatan dengan 100 hari setelah proklamasi Indonesia yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejarah PGRI berawal dari tahun 1912 dengan nama PGHB (Persatuan Guru Hndia Belanda), kemudian dalam perkembangannya juga muncul persatuan guru yang lain yaitu :

1.      Persatuan Guru Bantu (PGB),

2.      Perserikatan Guru Desa (PGD),

3.      Persatuan Guru Ambachtsschool (PGAS),

4.      Perserikatan Normaalschool (PNS),

5.      Hogere Kweekschool Bond (HKSB),

6.      Christelijke Onderwijs Vereneging (COV),

7.      Katolieke Onderwijsbond (KOB),

8.      Vereneging Van Muloleerkrachten (VVM), dan

9.      Nederlands Indische Onderwijs Genootschap (NIOG)

Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta, melalui kongres ini segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Didalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 atau 100 hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,  Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan.  Sejak Kongres Guru Indonesia itu, semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sebagai penghormatan  kepada guru, pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional , dan diperingati setiap tahun. http://www.pgri.or.id

Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa profesinya sangat dihargai oleh masyarakat terlebih masyarakat di pedesaan. Mengapa dikatakan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa?karena  seorang guru adalah seorang yang memberikan ilmu kepada muridnya baik dalam lingkungan formal seperti sekolah maupun lingkungan nonformal seperti pemberian ilmu dalam situasi tidak memiliki bangunan fisik yang nyata. Peran guru sangat strategis dalam meningkatkan pengetahuan siswa, masyarakat atau siapa saja yang tertarik dengan suatu bidang keilmuan. Guru mempunyai peran penting dalam memberikan nilai-nilai norma dan aturan hidup dalam menjalankan fungsi manusia sebagai penguasa alam. Setiap diri adalah seorang guru. Mengapa? Sebagai seorang yang bisa memberikan ilmu pada orang lain, bisa menjadi contoh yang baik untuk orang lain baik untuk istri, suami, anak, keluarga maupun lingkungan sekitar.

Namun terkadang guru dan siswa tidak tahu tanggal berapa hari guru itu  diperingati, sehingga sangat ironis sekali ketika guru tentunya jika ditanya tentang sejarah lahirnya hari Guru tetapi kurang mengerti. Semoga dalam momentum peringatan hari Guru Republik Indonesia yang ke-67 Semoga guru Indonesia tetap konsisten dengan gelar Pahlawan tanpa tanda jasa,dan konsisten untuk mencerdaskan putra putri.. Semoga guru dapat menghadapi tuntutan-tuntutan yang semakin banyak demi kemajuan dalam dunia pendidikan. Semoga pendidikan di Indonesia semakin berkualitas entah itu dalam bidang ilmu pendidikan maupun dalam aspek moral dan
semoga tetap ikhlas dan semangat dalam menjalankan tugas mulia. Semoga dalam momentum ini Guru bisa terus mendidik, membangun dan menciptakan generasi yang   kreatif, cerdas, berintegritas dan berdedikasi serta berintelektual tinggi. Semoga ilmumu barokah selalu, sehingga dengan predikat pahawan tanpa tanda jasa ini dapat mengantarkan para guru dan calon guru maupun para penerus bangsa ke perjalanan syurga.

Rasulullah saw bersabda, “Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan untuknya.” (HR. Muslim)
Daripada Abu Umamah al-Bahili, Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Allah, Malaikat dan Ahli (penduduk) langit dan bumi; hingga semut di dalam lubang dan juga ikan paus (meliputi seluruh haiwan di darat dan di laut) mendoakan kebaikan atas orang yang mengajar perkara yang baik kepada manusia. (HR al-Tarmizi, 300).

Rasulullah bersabda: “Sesunguhnya Allah dan para malaikatnya serta penghuni langit dan bumi, sehinga semut yang ada di dalam liangnya dan ikan memohon kerahmatan keatas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. Al Iman At-Tirmizi).

Semoga bermanfaat.. :)

Artikel terkait:

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s