Are You Muslim? Say no to natal

Standar

Pagi yang indah insyaallah membuka semangat baru untuk kita semua. Pada hari Selasa, 25 Desember 2012 Departemen Dakwah Komunitas Mahasiswa Islam UPY, dengan beranggotakan

  • Akh.Juna
  • Ukhti. Tia
  • Ukhti Chanif
  • Akhi hanif
  • Akhi Rahman

mengadakan acara Syaring dengan tema “Are you Muslim? Say no to Crismast” bersama seorang motifator kondang, yaitu Ustadz Ananto Isworo, atau biasa dikenal dengan sebutan Mas Ant atau ustadz Ant.

say no to natal

 

susunan acara Talkshow:


1. Pembukaan

2. Sambutan

3. Acara Inti

4. Penutup

Pembukaan

Acara dimulai dari pukul 08.00-11.20, Susunan acara pada pagi itu dibawakan oleh Akhi Yogi. Kemudian dilanjutkan pembacaan Ayat Suci ALQur’an”Gema Wahyu Ilahi” dilantunkan oleh Akhi Rahman.

Sambutan

Sambut disampaikan oleh ketua panitia atau sekaligus koordinator dari Departemen Dakwah KOMI akhi Juna.

Acara Inti

say no

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I

 

inilah waktu yang kita tunggu-tunggu yaitu syaring bersama Ustadz Ant. Beliau menyampaikan banyak hal diantaranya, tentang Pertama; Perayaan Natal tidak sama dengan ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad saw. Kedua, Salah pengertian tersebut menjadikan sebagian orang Islam ikut dalam  perayaan Natal dan bahkan masuk dalam kepanitiaan. Ketiga, Perayaan Natal bagi orang- orang Kristen sesungguhnya adalah ibadah.

Dalam akidah Islam, Al-Masih Isa bin Maryam adalah Nabi dan Rasul Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia bukan anak Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Bahkan Allah Ta’ala telah membantah di banyak ayat-Nya terhadap tuduhan bahwa Dia menjadikan Isa sebagai putera-Nya,

وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا

“Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.” (QS. al-Jin [72]: 3)

kemudian  ditegakan dalam surat QS. Yunus [10]: 68,

QS. Al-An’am [6]: 101,

dan QS. Maryam [19]: 88-93.

Lalu beliau juga menyampaikan “Boleh tidak kita mengucapkan selamat hari natal, atau ikut mengikuti perayaan?”

Ibnu Taimiyah, Ibnu  Qoyyim Al Jauziyah, Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, mengatakan,“ Mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir dengan ucapan selamat Natal atau ucapan-ucapan lainnya yang berkaitan  dengan perayaan agama mereka  hukumnya haram sesuai kesepakatan ulama.

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”(HR. Abu Dawud dan dishahihkan Ibnu Hibban).

Berdasarkan Kaidah Ushul Fikih:
”Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang diperoleh, sedangkan mushalihnya tidak dihasilkan)”.

Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwanya berisi :Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa a.s., akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram.  Agar ummat Islam tidak  terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah swt  dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal.

Nah itulah kajian pada selasa 25, Desember 2012. Walaupun dengan persiapan singkat, hanya dalam waktu 3 hari, alhamdulillah acara berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s